
Buat banyak pemula, biaya trading suka “makan” profit. Di sinilah forex cashback brokers masuk: tiap lot yang dieksekusi bisa ngasih duit kembali, jadi rugi tipis nggak makin perih.
Dulu saya bantu tim kecil; tiap malam pegang kalkulator, lihat spread dan komisi bocor halus. Rebate itu mirip cashback belanja—nggak bombastis, tapi rutin, jadi amunisi.
“Rebate itu bukan bonus, tapi pengembalian biaya operasional,” ujar Raka, Engineer EasyCashBackFX.
Masalah terbesar: bingung milih broker biaya rendah, waswas soal trust, dan belum paham hitung dampaknya ke strategi harian, khususnya scalping.
Panduan ini jelasin cara kerja rebate, bandingkan dengan model tradisional, kasih checklist pilih broker tepercaya, plus satu trik cepat biar cashback benar-benar terasa di saldo.
Kalau kamu masih bingung soal rebate di forex, bab ini bakal jadi pembuka mata. Kita bahas mulai dari dasar hingga cara menghitung cashback yang kamu bisa dapat.
Per Lot Rebate berarti kamu dapat cashback berdasarkan jumlah lot yang kamu transaksikan, makin gede volumenya, makin gede rebate-nya.
Cashback Payout biasanya dikirim mingguan atau bulanan ke akun trading kamu — tergantung kebijakan broker.
Spread Share itu cashback dari sebagian spread yang kamu bayarkan saat buka posisi.
Jangan lupa, pip kecil bukan berarti untung kecil, tapi bisa ngaruh ke komisi yang kamu terima lewat cashback.
Beberapa broker juga punya sistem otomatis yang langsung masukin rebate ke saldo kamu, no manual claim!
Akun yang sering kasih rebate tinggi: akun dengan komisi tetap atau spread yang lebih lebar.
Cashback itu bukan bonus, tapi pengembalian biaya. Uang asli, bro!
Hati-hati sama broker yang ngasih rebate gede tapi markup spread juga gila-gilaan. Bisa rugi di ujung.
Intinya, rebate ini ngebantu kamu potong cost per trade, apalagi kalau kamu trader aktif.

Semakin besar volume trading kamu, makin besar potongan biaya yang kamu nikmati dari rebate.
Di sistem volume-based, kamu bisa dapet persentase rebate yang naik seiring naiknya turnover transaksi kamu.
Scalping dan strategi frekuensi tinggi paling cocok dapet manfaat dari model ini.
Cost of trading makin kecil kalau margin kamu cukup dan volume harianmu tinggi.
Tapi, jangan maksa volume gede cuma demi rebate. Tetap perhitungkan profitabilitas real.
? Contoh Tingkat Rebate Berdasarkan Volume Trading Bulanan
| Volume Bulanan (Lot) | Cashback per Lot | Total Rebate | Potongan Cost (%) |
|---|---|---|---|
| 10 – 49 | $1.00 | $10 – $49 | ±5% |
| 50 – 199 | $1.50 | $75 – $298 | ±10% |
| 200+ | $2.00 | $400+ | ±15% |
Kata EasyCashBackFX,
“Tanpa sistem tracking ID yang akurat, pembayaran rebate bisa telat atau bahkan nggak dikirim sama sekali.”
Ada dua pihak yang main di sini: Introducing Broker (IB) dan Affiliate Partner.
IB itu yang biasanya ngerefer kamu ke broker pakai link afiliasi.
Kalau kamu daftar lewat link mereka, sistem akan aktifkan tracking ID yang ngerekam semua aktivitas trading kamu.
Dari situlah komisi rebate dibagi—biasanya sebagian buat kamu, sebagian buat si IB.
Proses ini butuh registrasi resmi ke sistem partner broker, jadi bukan sekadar daftar akun biasa.
Penting:
Selalu simpan bukti registrasi afiliasi kamu, biar kalau rebate gak masuk, kamu bisa klaim ke support.
Kalau kamu suka hitung-hitungan, pakai kalkulator rebate itu wajib.
Kalkulator ini bantu kamu tahu berapa cashback yang bisa kamu dapet berdasarkan:
Jumlah lot yang kamu transaksikan
Nilai pip dari pasangan mata uang (misalnya EUR/USD vs GBP/JPY)
Tipe akun dan komisi per lot yang ditentukan broker
Estimasi harian atau bulanan dari trading kamu
Biasanya kamu cukup input beberapa parameter, kayak:
Jenis akun
Spread rata-rata
Jumlah lot per minggu
Pasangan mata uang yang ditradingkan
Hasilnya? Kamu bisa lihat estimasi cashback mingguan atau bulanan kamu dalam dolar.
⚙️ Tip: Selalu cek akurasi kalkulator dan pastikan broker kamu pakai sistem real-time.
Perbandingan biaya antara broker rebate dan tradisional sering bikin pusing. Di sini, kita bedah hitungannya biar kamu nggak ketipu spread atau komisi tersembunyi.
Spread floating itu kayak harga pasar yang bisa berubah detik-detik-an. Broker rebate biasanya kasih spread yang sedikit lebih tinggi karena ada biaya Introducing Broker (IB).
Komisi trading di broker ECN bisa transparan, tapi tetap ada biaya transaksi tambahan.
Pip jadi ukuran penting buat ngitung biaya – perbedaan pip kecil aja bisa ngaruh ke profit kamu.
Rebate rate bisa bantu nurunin total biaya per lot, asal volumenya cukup besar.
? Perbandingan Biaya Broker (per lot standar):
| Tipe Broker | Spread (pips) | Komisi ($) | Rebate Rate ($) | Biaya Bersih ($) |
|---|---|---|---|---|
| Broker Tradisional | 2.0 | 0 | 0 | $20 |
| Broker Rebate (ECN) | 0.8 | $7 | $3 | $12 |
| Broker Rebate (STP) | 1.4 | $0 | $2 | $12 |
Note: Biaya bersih = (Spread * Pip Value) + Komisi - Rebate

Leverage memang bisa kasih efek 'ngebut' buat trading, tapi model eksekusi juga punya pengaruh besar ke seberapa aman dan real-nya order kamu.
ECN (Electronic Communication Network) kasih direct market access, jadi order kamu dilempar langsung ke interbank market — cocok buat yang pengen harga real tanpa markup.
STP (Straight-Through Processing) masih lewat layer broker, tapi lebih cepat dari market maker biasa.
Leverage ratio tinggi bikin margin call makin dekat. Di broker ECN, kombinasi slippage + leverage bisa bikin stop out nyeremin.
Eksekusi order di broker ECN biasanya cepet, tapi pas pasar volatile, slippage tetep bisa nyerang.
Kata Yusuf H., Head of Risk – EasyCashBackFX:
"Jangan hanya lihat besar leverage. Perhatikan juga kecepatan eksekusi dan bagaimana broker handle slippage. Itu yang tentuin kenyamanan trader."
Bukan cuma soal cuan – keamanan dana juga penting. Broker cashback yang sah pasti punya standar regulasi jelas.
Broker legal punya segregated account. Artinya dana kamu nggak dicampur sama duit operasional mereka.
Lembaga kayak FCA (UK), ASIC (Australia), dan Bappebti (Indonesia) nentuin standar ketat soal audit keuangan dan perlindungan dana.
Dana terpisah + skema kompensasi = kalau broker bangkrut, duit kamu tetep aman sampai batas tertentu.
Broker terpercaya biasanya tampilkan lisensi broker jelas di situs mereka, lengkap dengan nomor dan otoritas yang mengawasi.
Hindari broker yang gak punya transparansi soal audit dan regulasi — terlalu banyak kejadian duit trader "hilang".
Kadang yang bikin mumet itu bukan tradingnya, tapi milih brokernya. Bab ini bantu kamu cari forex cashback brokers yang ongkosnya nggak nguras cuan.

Spread ketat dan komisi kecil itu kombinasi yang dicari semua trader, apalagi kalau kamu masih newbie dan modal terbatas.
Yang wajib kamu perhatiin saat memilih broker:
Spread ketat: Cari broker forex yang punya spread mulai dari 0.0 pips di akun tertentu.
Komisi transparan: Hindari yang sembunyi-sembunyiin biaya. Idealnya komisi maksimal $7 per lot.
Regulasi jelas: Jangan cuma lihat murahnya. Pastikan broker punya izin resmi.
Leverage wajar: Jangan tergoda leverage tinggi kalau nggak ngerti risikonya.
Kalau kamu ketemu broker yang kasih spread rendah + regulasi aman, itu udah setengah jalan menuju trading nyaman.
Biaya-biaya tersembunyi kayak inactivity fee, slippage, dan rollover rate bisa pelan-pelan nguras saldo kamu.
Inactivity Fee: Beberapa broker kasih penalti kalau akun nggak aktif 30–90 hari. Cek dulu kebijakan mereka.
Slippage: Saat eksekusi order nggak sesuai harga yang kamu klik. Makin likuid pasar, makin kecil slippage-nya.
Rollover Rate (Swap): Biaya inap kalau kamu tahan posisi lewat tengah malam. Pilih akun swap-free kalau sering swing trading.
Jadi, sebelum daftar, pastikan kamu ngerti biaya yang gak langsung kelihatan tapi bisa bikin dompet terkuras.
Tiap jenis akun punya “biaya” tersendiri. Yuk, cek perbedaan utamanya lewat tabel di bawah.
| Jenis Akun | Spread Rata-rata | Komisi per Lot | Deposit Minimum |
|---|---|---|---|
| Standard | Mulai dari 1.2 pips | Tanpa komisi | $100 |
| Raw Spread | Mulai dari 0.0 pips | $6 – $7 | $200 |
| Zero Spread | 0 pips fix | $10+ | $500 |
Kalau kamu scalper atau trading besar-besaran, raw spread bisa lebih menguntungkan karena lebih transparan. Tapi buat yang baru mulai, akun standard udah cukup oke.
Buat kamu yang pengen eksekusi supercepat, cari ECN broker yang langsung konek ke interbank market tanpa dealing desk.
ECN Execution: Order kamu langsung dilempar ke pasar tanpa campur tangan broker.
Likuiditas Tinggi: Didukung banyak liquidity provider, jadi slippage lebih kecil.
No Dealing Desk / STP: Eksekusi lebih fair, cocok buat news trading.
Komentar Ahli:
"Likuiditas bukan cuma soal kecepatan, tapi soal peluang yang nggak hilang sia-sia gara-gara delay," kata Rian H., Head of Execution di EasyCashBackFX.
Kalau kamu trading gaya agresif atau butuh volume besar, broker model ini wajib masuk shortlist.
Platform trading itu kayak “alat tempur” loh. Pilih yang sesuai dengan gaya kamu.
MetaTrader 4 (MT4): Cocok buat pemula. Ringan, simple, banyak indikator teknikal.
MetaTrader 5 (MT5): Lebih baru, fitur tambahan seperti kalender ekonomi & time frame lebih banyak.
cTrader: Tampilan modern, ideal buat trader pro. Ada depth of market, charting tools, dan copy trading.
Pakai expert advisor (EA)? Semua platform support, tapi cTrader butuh adaptasi sedikit. Nah, kalau kamu trader mobile, semua platform punya app versi Android/iOS kok.
Broker tepercaya biasanya diawasi Bappebti, FCA, ASIC, atau CySEC
Pastikan ada lisensi operasional yang bisa dicek langsung di website regulator
Nama broker harus sama persis di situs otoritas keuangan, bukan mirip-mirip
Regulasi kuat = standar kepatuhan hukum lebih ketat, termasuk audit rutin
Kalau broker ngeles soal izin, itu red flag besar
Andi Pratama – Regulatory Advisor EasyCashBackFX:
“Trader pemula sering fokus ke rebate besar, tapi lupa cek regulator. Padahal izin resmi itu fondasi keamanan.”
Broker besar selalu pakai rekening terpisah untuk dana klien
Dana biasanya disimpan di bank kustodian seperti Barclays atau National Australia Bank
Beberapa wilayah punya skema kompensasi kalau broker kolaps
Keamanan dana jauh lebih penting daripada bonus atau cashback besar
Likuiditas broker yang sehat bikin proses withdraw lancar
Negative balance protection mencegah akun jadi minus saat market ekstrem
Proses verifikasi identitas (KYC) menandakan broker patuh regulasi
Sistem anti pencucian uang (AML) menjaga ekosistem trading tetap bersih
Aturan margin call dan stop out bantu kontrol risiko sebelum saldo habis
Broker tanpa proteksi ini biasanya lebih berbahaya buat pemula
| Broker | Regulasi Utama | Transparansi Spread | Pembayaran Cashback | Dashboard Mitra |
|---|---|---|---|---|
| IC Markets | ASIC, CySEC | Tinggi | Otomatis Mingguan | Lengkap |
| Pepperstone | FCA, ASIC | Tinggi | Otomatis Bulanan | Real-time |
| XM | CySEC, ASIC | Menengah | Otomatis | Sederhana |
Sistem rebate forex harus bisa dicek via dashboard mitra
Link referral wajib tercatat jelas, bukan klaim manual
Pembayaran otomatis jadi indikator broker serius
Komisi trading dan spread harus konsisten dengan laporan akun
Cek ulasan broker di Trustpilot dengan ribuan review, bukan puluhan
Diskusi di forum trader sering lebih jujur dari iklan
Perhatikan rating broker jangka panjang, bukan cuma bulan ini
Rekam jejak withdraw lebih penting daripada janji marketing
Transparansi biaya harus tertulis jelas di website resmi
Broker Eropa tunduk pada batasan ESMA (1:30 untuk retail)
Rasio leverage besar memang nambah daya beli, tapi risikonya brutal
Saat volatilitas pasar tinggi, leverage kecil justru lebih aman
Margin trading tanpa kontrol bisa bikin akun habis cepat
Leverage tinggi = potensi untung cepat + risiko tinggi juga
Scalping bisa untung lebih gede kalau tahu cara ngitung rebate dengan tepat. Yuk, bahas detailnya satu per satu!
Kalau kamu scalper, setiap pip itu berharga. Di bawah ini cara menghitung pip value & per lot rebate biar gak kejebak biaya tersembunyi:
Gunakan kalkulator rebate dari broker buat lihat potensi cashback.
Cek lot size yang kamu pakai — 1 kontrak standar biasanya = 100.000 unit mata uang dasar.
Hitung profit margin kamu: kecil selisih, besar dampaknya.
Leverage tinggi bisa bantu volume naik, tapi hati-hati risiko!
| Pair | Pip Value (per lot) | Rebate per lot | Komisi per lot | Margin Profit |
|---|---|---|---|---|
| EUR/USD | $10 | $3 | $7 | Tipis (Risky) |
| GBP/USD | $10 | $2.5 | $6 | Medium |
| USD/JPY | $9.5 | $3 | $5.5 | Cukup stabil |
Catatan: Scalper butuh data real-time buat ngatur kontrak standar biar gak cuma gede volume tapi juga efisien.
Bid-Ask Spread
Spread itu beda harga jual dan beli. Makin kecil spread, makin cepat profit nongol di chart.
Slippage
Pas eksekusi order, harga bisa meleset. Itu namanya slippage. Biasa terjadi kalau likuiditas rendah atau market terlalu volatile.
Broker ECN
Biasanya kasih spread ketat tapi slippage-nya bisa ngagetin juga kalau server-nya lemot.
Biaya Transaksi
Total biaya = spread + komisi + slippage. Kecil-kecil jadi bukit, apalagi kalau scalping tiap 5 menit!
Fokus ke Major Pairs: EUR/USD, GBP/USD — punya likuiditas tinggi dan spread kecil.
Manfaatkan Korelasi Aset: Hindari posisi berlawanan antara pasangan yang bergerak serupa.
Gunakan Time Frame Rendah: Chart M1 atau M5 biar entry/exit bisa cepat.
Scalping Crypto: BTC/USDT seru, tapi hati-hati sama volatilitas harga liar.
Gunakan Indikator Teknikal: RSI, Bollinger Bands, dan Moving Average sangat berguna buat setup entry cepat.
Latensi rendah = untung lebih besar. Pakai VPS hosting buat koneksi ke server trading yang dekat lokasinya.
Kecepatan eksekusi sangat penting buat scalper. Market Execution lebih cepat daripada Instant Execution.
Uptime tinggi dan koneksi internet stabil wajib. Gak lucu order nyangkut pas harga lagi loncat.
Platform trading yang cocok: MetaTrader 5 + koneksi langsung ke liquidity provider = minim slippage.
Penjelasan Tambahan:
Kalau kamu tinggal di Indonesia, pilih VPS di Singapura atau Hong Kong. Ping rendah = lebih cepat masuk pasar = lebih cepat ambil untung!
Gunakan robot forex atau Expert Advisors (EA) buat buka posisi otomatis saat kondisi cocok. Cocok banget buat scalper yang ngincer volume tinggi untuk maksimalkan rebate.
Pastikan EA punya fitur lot compounding biar bisa otomatis sesuaikan lot size.
Lakukan backtesting sebelum live trading — jangan asal tempel robot di akun asli!
Gabungkan EA + manajemen risiko yang ketat biar gak kebablasan margin.
“Kami merancang sistem EA berbasis volume untuk trader aktif yang ingin hasil maksimal dari cashback rebate. Kuncinya ada di konsistensi, bukan jumlah order.”
— Faisal Anwar, Lead Developer, EasyCashBackFX
Ada satu trik sederhana tapi sering diremehkan yang bisa bikin cashback kamu jauh lebih besar tiap bulan. Bukan sulap, cuma strategi pintar.
Trik Rahasia: Gunakan Akun Spread Rendah + Volume Lot Besar di Jam Aktif
Banyak trader pemula kejar rebate tinggi cuma fokus ke nilai cashback per lot. Tapi kuncinya bukan itu doang. Ini dia formula ajaib yang sering dipakai trader senior buat "nabung cashback" diam-diam.
Pilih Akun Raw Spread atau Zero Spread
Akun kayak gini biasanya kasih spread super tipis (bahkan 0 pip) dan buka ruang lebih gede buat kamu ambil posisi lebih sering tanpa “kesedot” biaya spread. Cocok banget buat scalper dan day trader.
Trading Saat Jam Pasar Paling Aktif (Overlap London–New York)
Spread biasanya menyempit di jam ini. Jadi, biaya lebih hemat → lebih banyak posisi bisa dibuka → volume lot meningkat → cashback makin tebal.
Fokus di Pair dengan Pip Value Besar (Misalnya: GBP/JPY, XAU/USD)
Semakin besar pip value, semakin besar potensi profit, dan lot kamu bisa "diperas" optimal buat hasilin cashback.
| Jenis Akun | Rata-Rata Spread | Cashback per Lot | Potensi Cashback per 1 Lot / Hari |
|---|---|---|---|
| Standard Account | 1.5 – 2.5 pip | $3 – $5 | $15 – $25 |
| Raw Spread Account | 0 – 0.8 pip | $1.5 – $3 | $30 – $45 |
| Zero Spread | 0 pip | $1 – $2.5 | $35 – $50 |
Simulasi ini diasumsikan untuk trading aktif di MetaTrader pada jam overlap market, volume 10 lot standar harian.
“Mayoritas user yang dapat cashback besar setiap minggu, bukan mereka yang trading dengan modal ratusan juta… tapi mereka yang pinter atur waktu trading dan pilih akun dengan struktur biaya paling hemat.”
— Dian Yudistira, Produk Engineer EasyCashBackFX
Sudah pakai akun raw atau masih di akun standard?
Sering trading di pair dengan pip value tinggi?
Cek lagi, kamu biasa trading di jam market sepi atau ramai?
Pernah lihat laporan rebate mingguan kamu belum?
Gak perlu nunggu jadi trader senior buat nikmatin cashback gede. Kadang satu perubahan kecil di jenis akun dan waktu entry bisa bikin cashback kamu naik 2–3 kali lipat. Coba sekarang — baru ngerti bedanya nanti.
What Is a Bid-Ask Spread, and How Does It Work in Trading? - https://www.investopedia.com/terms/b/bid-askspread.asp
What Are Pips in Forex Trading, and What Is Their Value? - https://www.investopedia.com/terms/p/pip.asp
What Is a Standard Lot in Forex Trading? - https://www.investopedia.com/terms/s/standard-lot.asp
Introducing Broker (IB) Members | NFA - https://www.nfa.futures.org/members/ib/index.html
Understanding Slippage in Finance: Key Insights and Examples - https://www.investopedia.com/terms/s/slippage.asp
What Are Inactivity Fees? Understand, Avoid, and Examples - https://www.investopedia.com/terms/i/inactivityfee.asp
Rollover Rates - https://www.forex.com/en-us/about-us/financial-transparency/rollover-rates/
ECN Broker: How It Works, Benefits, and Drawbacks - https://www.investopedia.com/terms/e/ecn-broker.asp
FCA confirms permanent restrictions on the sale of CFDs - https://www.fca.org.uk/news/press-releases/fca-confirms-permanent-restrictions-sale-cfds-and-cfd-options-retail-consumers
ESMA adopts final product intervention measures on CFDs and Binary Options - https://www.esma.europa.eu/press-news/esma-news/esma-adopts-final-product-intervention-measures-cfds-and-binary-options
Complying with the ASIC Client Money Reporting Rules 2017 - https://www.asic.gov.au
Pialang Berjangka - https://bappebti.go.id/pialang_berjangka
Investor Compensation Fund (ICF) - https://www.cysec.gov.cy
Investment compensation & protection | FSCS - https://www.fscs.org.uk/what-we-cover/investments/
Trading VPS Hosting for MetaTrader 4/5 - https://www.mql5.com/en/vps
Get cTrader forex & CFD trading platform - https://ctrader.com/download
Download the MetaTrader 5 trading platform for free - https://www.metatrader5.com/en/download
Read Customer Service Reviews of www.forex.com - https://www.trustpilot.com/review/www.forex.com
Nggak sedikit trader pemula yang mikir, “Ah, cashback cuma recehan.” Tapi kalau dihitung-hitung, justru dari situlah biaya bisa ditekan tanpa harus ubah gaya trading. Dari scalping sampai swing, cashback forex rebate itu kayak diskon belanja bulanan — nggak kerasa, tapi ngaruh banget ke total pengeluaran.
Pilih broker yang udah teregulasi
Cek sistem rebate-nya: volume-based atau per lot
Bandingkan akun: raw spread, zero spread, atau standar
Hindari biaya ngumpet kayak swap atau inactivity
Kalau kamu udah mulai cari forex cashback brokers yang cocok, pastikan jangan cuma lihat besarannya doang. Cek juga reputasi, platform, dan sistem pembayarannya. Kata John Maxwell, “Konsistensi kecil yang dilakukan setiap hari jauh lebih kuat dari rencana besar yang nggak dijalankan.” Jadi, mulai dulu aja. Rebate-nya nyusul.
Bisa dapat pengembalian uang dari biaya trading
Cocok untuk trader aktif, bisa bantu tambah margin
Banyak pilihan akun dan platform yang fleksibel
Sistem afiliasi juga bisa jadi penghasilan tambahan
Rebate forex itu semacam pengembalian biaya saat kamu trading. Misalnya dari spread atau komisi, nanti sebagian dikembalikan ke akun kamu — biasanya dihitung per lot.
Cek lisensi dari otoritas seperti FCA, ASIC
Pastikan dana nasabah dipisah dari dana operasional
Cari broker yang punya proteksi saldo negatif
Lihat review jujur dan sistem cashback-nya jelas
Nggak semua akun bisa. Umumnya akun standar, raw spread, atau zero spread yang dapat rebate. Akun syariah atau VIP kadang punya aturan sendiri.
MetaTrader 4 dan 5
cTrader untuk yang suka antarmuka modern
WebTrader buat akses cepat
API, kalau mau otomatisasi
Ada juga aplikasi mobile yang langsung terhubung
Hitung aja jumlah lot yang kamu buka dikali nilai rebate per lot. Buat scalping, volume penting — makin sering buka-tutup posisi, makin besar rebate-nya.
Spread rendah
Komisi jelas
Swap atau biaya inap
Biaya tersembunyi kayak slippage dan akun tidur
Kalau kamu sering trading, rebate bisa bantu nutup biaya dan nambah profit. Memang nggak terasa di awal, tapi efeknya kelihatan di jangka panjang.
Cocok banget buat instrumen dengan spread besar
Kripto dan logam mulia biasanya punya biaya tinggi
Rebate bisa bantu kurangi beban biaya itu
CFD energi juga sering diuntungkan dari sistem ini
Karena sebagian broker ambil semua spread dan komisi buat mereka sendiri. Mereka nggak bagi-bagi ke trader atau afiliasi, jadi nggak ada sistem cashback.