
Tahun 2025, makin banyak trader lokal cari jalan buat "balikin duit" dari tiap transaksi — makanya istilah forex cashback getforexrebate makin sering seliweran di grup WA trading dan forum. Tapi sayangnya, nggak semua broker yang kasih rebate itu jujur mainnya. Ada yang rebatenya besar, tapi ujung-ujungnya PHP.
Bayangin udah trading capek-capek, volume gede, eh pas waktunya payout, rebate nggak turun juga. Ini kejadian nyata, bukan mitos. Banyak trader harian yang akhirnya pindah broker cuma gara-gara rebate-nya “ngelag” terus.
Menurut Dimas, salah satu engineer di EasyCashBackFX, “Klaim rebate itu bukan cuma soal klik-klik — harus ada sistem yang ngerekam semua transaksi secara akurat dan transparan.” Nah lho, kalau sistemnya aja nggak jelas, gimana kita mau percaya?
Di artikel ini, kamu bakal nemuin cara milih broker lokal yang nggak cuma janji manis, tapi juga bisa kasih rebate yang masuk akal dan pasti cair. Kita juga bakal bahas gimana proses klaimnya, indikator transparansi, sampai strategi buat ningkatin profit harian dari rebate.
Karena kalau trading udah bagus, tapi rebate-nya bocor sana-sini, ya sayang banget. Duit kecil tapi numpuk, bro!
Langkah awal itu penting! Di sini kita bahas cara paling realistis dan jitu milih broker lokal yang aman dan untung berkat program rebate-nya.

STP (Straight Through Processing): Order langsung dikirim ke penyedia likuiditas. Spread-nya lebih ketat, cocok buat trader aktif.
ECN (Electronic Communication Network): Akses langsung ke pasar, transparan, tapi ada komisi tambahan.
Market Maker: Broker jadi ‘lawan’ trader. Biasanya spread lebih lebar dan bisa ada dealing desk yang ganggu eksekusi order.
Jangan lupakan likuiditas dan kecepatan eksekusi — ini bisa pengaruhin slippage dan hasil trading.
Untuk pemula, model STP biasanya paling bersahabat.
“Model eksekusi yang bener bisa jadi pembeda antara trading lancar dan frustrasi,” — Agung P., Head of Product, EasyCashBackFX
Lisensi dari Bappebti atau otoritas luar kayak ASIC, FCA, itu wajib dicek.
Broker tanpa lisensi rawan curang, dan dana kamu bisa lenyap tanpa perlindungan.
Pastikan broker punya program AML (Anti-Money Laundering) dan KYC (Know Your Customer).
Investor protection jadi perisai kamu saat ada sengketa atau masalah.
Intinya: jangan asal tergiur bonus gede tapi lupa cek legalitas dan kepatuhan!
Ada banyak bentuk skema rebate, tapi nggak semuanya cocok buat kamu. Nah, ini dia perbandingannya:
| Skema Rebate | Cara Kerja | Kapan Dibayar | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| Instant Cashback | Dapat langsung per lot | Harian/real-time | Scalper, Day Trader |
| Spread Reduction | Potongan langsung di spread | Saat buka order | Trader volume besar |
| Komisi IB | Dihitung dari volume referral | Mingguan/bulanan | Introducing Broker |
Pilih yang paling sesuai sama strategi kamu. Kalau kamu aktif trading sendiri, mungkin spread reduction lebih untung. Tapi kalau kamu punya jaringan referral, komisi IB bisa jadi mesin uang.
Major pairs kayak EUR/USD atau USD/JPY paling stabil dan punya spread rendah.
Kalau kamu suka tantangan, bisa coba exotic pairs atau instrumen seperti spot gold dan energy commodities.
Broker yang baik harus support beragam instrumen trading, termasuk CFD, indeks saham, dan digital assets.
Semakin luas pilihan instrumen, semakin fleksibel strategi kamu.
Tapi hati-hati, instrumen eksotis sering punya spread lebih lebar dan likuiditas rendah.
Kadang profit tipis bisa langsung habis cuma gara-gara biaya yang nggak kelihatan. Coba perhatikan ini:
Slippage: Ketika eksekusi order beda harga dari yang kamu minta.
Tick value: Ukuran nilai per gerakan harga kecil — penting buat hitung potensi untung/rugi.
Spread dan komisi: Jangan cuma lihat rebate-nya gede, cek juga biaya per transaksi.
Swap: Biaya inap posisi trading semalam.
Penarikan & konversi: Beberapa broker ngasih biaya tersembunyi saat tarik dana atau konversi mata uang.
Pro Tip: Trader sukses itu yang ngerti biaya tersembunyi kecil tapi efeknya besar.
Tipe akun bikin perbedaan besar lho, tergantung kamu itu newbie, pro, atau manajer dana:
Zero Spread Account
Cocok buat scalper yang butuh eksekusi cepat tanpa spread, tapi biasanya kena komisi tetap per lot.
Micro Lot Account
Buat pemula yang masih testing strategi, dengan risiko lebih kecil. Modal kecil pun bisa mulai.
Managed Account
Buat investor yang gak punya waktu trading sendiri — dana dikelola pro, biasanya via akun ECN atau model sharing profit.
Sebelum buka akun, tentuin dulu strategi trading kamu: aktif, pasif, atau hybrid?
Rebate tinggi? Mantap. Tapi kalau bingung cara klaimnya, bisa jadi malah nggak cair. Di bagian ini, kamu bakal ngerti caranya dari A sampai Z.
Verifikasi identitas itu wajib, bro. Jangan skip!
Siapkan dokumen seperti KTP, paspor, atau NPWP buat proses KYC
Akun trading harus aktif dan sesuai dengan perjanjian pengguna
Cek ulang Terms of Service biar nggak ada pelanggaran klaim
Broker yang patuh regulasi selalu punya standar dokumen yang jelas
“Kami selalu menekankan pentingnya KYC agar semua cashback dibayar dengan aman dan transparan.”
— Vino Prasetyo, Compliance Lead, EasyCashBackFX
Pilih metode pencairan dana yang paling sesuai — e-wallet atau transfer bank
Digital wallet (kayak DANA, OVO, PayPal) lebih cepat, biasanya 1–2 hari kerja
Bank wire transfer memang resmi, tapi bisa makan waktu 3–5 hari
Cek apakah broker kamu charge biaya untuk metode pembayaran tertentu
Pastikan nama di dompet digital cocok sama akun trading kamu
Tabel Perbandingan Metode Pembayaran Cashback
| Metode Pembayaran | Kecepatan | Biaya Transaksi | Dukungan Broker Lokal |
|---|---|---|---|
| E-Wallet | 1–2 hari | Rendah | Umumnya didukung |
| Bank Transfer | 3–5 hari | Sedang–Tinggi | Sangat umum |
| PayPal | 1–2 hari | Sedang | Tergantung broker |
Cashback itu bukan hadiah ultah, jadi butuh jadwal yang jelas, ya.
Kalau broker kasih instant cashback, berarti cashback langsung masuk setelah trade selesai
Tapi ada juga yang pake skema monthly payout — dibayar akhir bulan sesuai laporan
Kamu bisa cek frekuensi pembayaran ini di halaman syarat & ketentuan broker
Beberapa broker kasih opsi pilih sendiri: langsung atau bulanan
Pahami waktu klaim maksimal supaya cashback kamu nggak hangus!
Jejak transaksi itu ibarat CCTV buat cashback kamu.
Cek transaction history kamu setiap minggu — lebih cepat, lebih aman
Verifikasi pembayaran bisa dilakukan dengan upload bukti transaksi
Simpan semua laporan transaksi biar gampang kroscek kalau ada kendala
Status klaim biasanya muncul otomatis di dashboard broker
Lakukan audit transaksi bulanan untuk tahu apakah semuanya udah cair
Gak cuma trader, kamu yang main di dunia afiliasi juga bisa dapet cuan!
Referral incentive dikasih buat setiap klien baru yang kamu ajak
IB commission biasanya dihitung dari volume trading klien kamu
Klaim afiliasi kadang punya formulir dan waktu klaim yang beda
Program afiliasi bisa kasih bonus tambahan kayak merchandise atau saldo
Jadi mitra introducer resmi itu modal awal buat dapet penghasilan pasif
Bab ini cocok buat kamu yang lagi greget karena rebate nggak masuk-masuk. Yuk kita bongkar cara pastiin payout lancar dan gak bikin emosi!

Cek laporan keuangan dari akun kamu secara berkala
Pastikan transfer dana masuk log dengan benar
Verifikasi identitas wajib sesuai — jangan sepelein KYC
Lihat status permintaan penarikan, kadang nunggu approval manual
Amankan akun pakai fitur keamanan transaksi (2FA, PIN, dll)
Ini kayak ngecek bon-bon sebelum nagih utang — penting biar gak ada celah si broker ngeles. Prosedur withdrawal juga harus jelas dan terekam.
Baca ulang dokumen pengungkapan informasi saat daftar akun
Cari tahu apakah broker punya konflik kepentingan tersembunyi
Broker tepercaya itu harus terdaftar secara legal dan transparan
Pastikan ada kepatuhan terhadap regulasi lokal (contoh: terdaftar di Bappebti)
Makin bagus kalau broker punya track record etika bisnis yang solid
Beberapa broker bisa main belakang karena nggak diwajibkan disclose informasi ke klien. Jangan malu tanya: "Broker ini jujur nggak sih?"
Kadang rebate nyangkut karena salah hitung. Nih, rumus & metrik pentingnya:
| Volume Trading (Lot) | Rasio Leverage | Komisi Rebate (USD) | Status Payout |
|---|---|---|---|
| 15 | 1:100 | 45 | Dikirim |
| 30 | 1:200 | 90 | Pending |
| 50 | 1:500 | 150 | Ditolak |
Gunakan tools pelacakan data transaksi di dashboard broker
Cocokkan perhitungan rebate dengan volume & leverage kamu
Metrik kinerja ini nentuin payout atau hangus
Kalau datanya gak cocok, langsung screenshot & komplain
Penting buat punya log sendiri biar gak dibodohi — jangan asal percaya invoice dari broker.
Kadang solusi tercepat datang dari IB kamu, bukan dari broker langsung.
“IB yang andal itu kayak customer service pribadi. Kita bantu jembatanin user dan broker saat rebate error.”
— Nadia, Client Relations @EasyCashBackFX
Gunakan komunikasi broker–klien via channel IB
Banyak perjanjian IB yang ngatur tanggung jawab penyelesaian
Mediasi klien bisa bantu tekan broker buat cepet respon
Dukungan IB juga sering lebih fleksibel & responsif
Kasus masalah rebate biasanya lebih cepet selesai lewat mereka
Jadi, jangan anggap remeh peran IB. Bisa jadi dia penentu rebate kamu cair atau nggak.
Broker yang serius urus rebate nggak bakal bikin kamu muter-muter cari info. Bab ini bahas 7 indikator utama buat pastikan broker transparan & bisa diandalkan.
Broker tepercaya nggak pakai banyak embel-embel di balik skema rebate-nya.
Cek apakah syarat rebate dan ketentuan rebate tertulis jelas di situs mereka.
Transparansi itu wajib: semua aturan, pengungkapan, dan kriteria harus mudah diakses.
Kalau kamu harus tanya CS buat tahu "berapa persen cashback-nya" atau "kapan cairnya", fix itu red flag.
Pastikan broker kasih fitur pemantauan real-time buat lihat spread yang aktif.
Spread rendah itu penting, tapi yang lebih penting lagi: stabilitas harga dan eksekusi order cepat.
Beberapa broker unggulan juga ngasih indikator toleransi slippage dalam platform mereka.
Semakin detail data pasar yang kamu lihat, semakin bisa kamu pastikan dapet harga terbaik.
Akun kamu itu harusnya dipisah dari rekening operasional broker, bro!
Kalau broker pakai segregated account, itu artinya dana kamu lebih aman walau broker kena masalah.
Penting juga lihat apakah mereka tunduk pada regulasi ketat dan punya jaminan dana klien (contoh: aturan FCA CASS).
Banyak broker cuma klaim "secure", tapi tanpa pemisahan dana, semua omong kosong.
Jangan percaya sebelum lihat bukti pemisahan dana dan perlindungan investor yang konkret.
| Tipe Pembayaran | Kecepatan | Cocok Untuk | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| Instant Cashback | Hitungan jam | Scalper, Day Trader | Bisa dibatasi per lot |
| Payout Bulanan | 1–2 kali/bulan | Investor jangka panjang | Tidak fleksibel |
| Weekly Payout | Mingguan | Trader aktif harian | Tidak semua broker support |
| On-demand Withdrawal | Sesuai permintaan | Semua tipe trader | Butuh approval manual |
Catatan: Frekuensi pembayaran harus disesuaikan dengan gaya trading dan arus kas kamu. Cashback instan cocok buat scalper, sedangkan payout bulanan lebih cocok buat swing trader.
Trading nggak cuma soal EUR/USD.
Pastikan broker punya pilihan instrumen trading yang luas: dari CFD dan komoditas energi, sampai aset digital kayak kripto.
Kalau portofolio kamu pengin diversifikasi, broker harus support itu.
Ada broker yang ngasih rebate cuma buat forex, tapi nggak berlaku buat komoditas — hati-hati.
Makin luas kompatibilitas instrumen, makin banyak peluang kamu kumpulin rebate.
“Kami bangun fitur PAMM dan API trading khusus untuk manajer dana dan trader profesional agar proses otomatisasi rebate bisa 100% efisien.”
— Kevin Ardana, Produk Manager di EasyCashBackFX
Buat fund manager, platform harus punya sistem PAMM atau MAM.
Dukungan API trading penting buat otomatisasi eksekusi dan laporan rebate.
Trader profesional butuh akses prioritas, spread mentah, dan dukungan institusional.
Kalau broker ngaku “pro-friendly” tapi nggak punya solusi profesional, tinggalin aja!
Volume-tier rebate bisa bantu scalper dan day trader nyari untung tambahan dari cashback, bukan cuma dari pip.
Semakin tinggi trading volume, makin besar persentase cashback.
Scalper lebih sering buka posisi kecil, tapi jumlahnya banyak — ini cocok banget buat dapetin tier rebate.
Day trader bisa manfaatin volume rebate buat nutup biaya komisi harian yang numpuk.
Rebate model ini umumnya berbasis komisi per lot, jadi pastikan broker kasih data transparan.
Pantau performa rebate mingguan biar tahu kapan profitabilitas mulai naik.
Biar posisi tetap aman, kamu perlu hitung margin dan lot pakai rumus yang jelas.
Cek dulu lot size yang kamu pakai di tiap order (misal 0.1 lot untuk mikro, 1.0 untuk standar).
Masukkan ke kalkulator margin: (Lot × Leverage × Harga Pasar) = Kebutuhan Margin.
Pahami total biaya transaksi dengan konsep round turn lot (beli + jual).
Sesuaikan ekuitas kamu untuk menghindari margin call.
Semakin sering buka posisi, makin penting atur risiko harian kamu.
Pakai leverage kayak bawa mobil sport: kenceng, tapi gampang nabrak kalau salah dikit. Strategi agresif butuh disiplin tinggi.
Leverage tinggi memang bikin daya beli jadi besar, tapi risiko margin call juga makin dekat. Trader agresif biasanya ngincar profit cepat dari fluktuasi kecil, tapi harus siap rugi besar juga.
Makanya, penting banget atur batas over-leverage dan pakai manajemen risiko yang ketat. Jangan semua dana dibakar di satu posisi. Selalu tahu kapan harus keluar, sebelum pasar keluarin kamu.
Eksekusi lemot = peluang hilang. Spread lebar = profit termakan. Kombinasi dua-duanya? Bikin stres.
• Execution latency adalah waktu antara klik kamu dan masuknya order ke pasar.
• Kalau ada slippage tinggi atau sering kena re-quotes, itu sinyal merah. Lihat penjelasan lengkap slippage dan dampaknya ke biaya transaksi.
• Bid-ask spread terlalu besar? Biaya trading bisa nguras rebate kamu.
• Pilih broker yang punya akses langsung ke likuiditas tinggi, biar order kamu dieksekusi cepat dan presisi.
| Jenis Akun | Spread | Komisi | Cocok untuk | Kelebihan |
|---|---|---|---|---|
| Zero Spread | 0 pips | Ada (per lot) | Trader volume besar | Presisi eksekusi |
| Micro Lot | Variabel rendah | Minim / none | Trader modal kecil | Fleksibel & aman |
| Spread Tetap | Tetap (misal 1 pip) | Tergantung | Trader pemula | Prediktabilitas |
Akun zero spread cocok buat kamu yang ngejar entry presisi tinggi, tapi siap bayar komisi tetap. Micro lot account lebih cocok buat yang modalnya kecil dan masih belajar — nggak terlalu memberatkan dari sisi risiko. Trader harian yang aktif bisa pakai kombinasi dua jenis akun untuk strategi berbeda, tergantung kondisi pasar harian.
Rebate nggak masuk rekening? Santai, yuk bahas cara cepat dan praktis buat ngecek masalah rebate yang nyangkut, biar nggak rugi di belakang.
Saldo Rebate di Platform Trading kosong:
Cek area member atau dashboard kamu. Kalau saldo rebate kosong padahal trading jalan terus, ini tanda awal rebate belum dicairkan.
Nggak ada histori pembayaran rebate di laporan keuangan:
Biasanya ada kolom pembayaran rebate di riwayat transaksi. Kalo kosong, artinya belum dibayar.
Bukti transaksi nggak nyambung sama volume rebate:
Trading lot kamu banyak, tapi rebate-nya nol? Bisa jadi ada error pencatatan atau rebate belum diklaim.
Verifikasi rebate tertunda:
Broker kadang butuh waktu buat verifikasi rebate. Tapi kalau udah lewat 3 hari kerja, patut dicurigai.
Klaim rebate kamu belum masuk sistem:
Bisa jadi kamu belum isi formulir klaim atau ada syarat dan ketentuan yang kelewat.
Cek dashboard penyedia rebate atau partner kamu:
Lihat riwayat klaim rebate dan statusnya. Kalau "pending" atau "belum diverifikasi", screenshot sebagai bukti.
Download laporan keuangan dari platform trading:
Cocokkan jumlah lot yang kamu trading dengan hitungan rebate dari penyedia rebate.
Kumpulkan bukti transaksi dan kirim ke dukungan pelanggan:
Kirim ke support broker via email/live chat. Jelaskan dengan detail dan lampirkan semua bukti transaksi dan laporan.
Pastikan kamu udah penuhi syarat dan ketentuan:
Banyak yang ke-skip di sini. Misalnya, kamu harus trading dalam periode tertentu, atau hanya instrumen tertentu yang eligible.
| Tanggal Transaksi | Volume Lot | Rebate Diharapkan | Rebate Diterima |
|---|---|---|---|
| 1 Desember 2025 | 3,2 lot | $9.60 | $0.00 |
| 2 Desember 2025 | 5,0 lot | $15.00 | $15.00 |
| 3 Desember 2025 | 4,5 lot | $13.50 | $0.00 |
? Catatan: Dari 3 hari trading, cuma 1 hari yang cair. Bisa jadi karena klaim rebate belum dikirim, atau verifikasi rebate tertunda. Data kayak gini penting banget buat bahan komplain ke dukungan pelanggan.
“Kasus rebate nggak cair biasanya karena pengguna lupa submit formulir klaim rebate atau salah input akun trading. Makanya, pastikan data kamu cocok dan verifikasi rebate selalu dicek 1x24 jam,”
— Rahmat H., Senior Support Engineer, EasyCashBackFX
“Kita juga sering nemuin masalah dari sisi broker. Kadang penarikan dana otomatis nutup rebate yang seharusnya dikredit. Jadi, penting buat simpan semua bukti transaksi.”
— Yuni A., Rebate Manager, EasyCashBackFX
Q: Saya udah trading, tapi rebate belum masuk. Harus nunggu berapa lama?
A: Normalnya 1-3 hari kerja. Lebih dari itu, kirim tiket ke dukungan pelanggan pakai bukti transaksi lengkap.
Q: Saya baru daftar minggu lalu, tapi rebate kosong. Kenapa?
A: Cek apakah kamu udah penuhi syarat dan ketentuan. Kadang rebate baru aktif setelah akun valid atau volume trading tertentu tercapai.
Q: Apakah bisa komplain kalau rebate saya nggak sesuai?
A: Bisa banget. Tapi siapin semua dokumen — dari laporan keuangan, transaksi harian, hingga email notifikasi.
Jangan panik kalau rebate belum masuk. Asal kamu rajin simpan bukti transaksi dan ngerti alur klaim rebate, uang kamu pasti aman. Dan kalau masih bingung, EasyCashBackFX punya tim support yang bisa bantu verifikasi rebate kamu dengan cepat.
Menentukan broker lokal itu kayak milih partner dagang. Kalau salah pilih, bisa-bisa bukan untung yang didapat, tapi malah buntung. Lewat artikel ini, kita udah bongkar habis cara milih broker dengan rebate tinggi yang bener-bener ngasih nilai lebih — bukan sekadar janji manis doang. Mulai dari cek lisensi, pahami model akun, sampai ngerti alur klaim rebate. Jadi, bukan cuma ikut-ikutan, tapi paham betul kenapa dan bagaimana cara mainnya.
Biar nggak buang waktu dan tenaga, kamu bisa mulai dari sini:
Cek izin dan reputasi brokernya (pakai portal resmi Bappebti untuk verifikasi).
Bandingkan sistem rebate: pip, persentase, atau volume
Sesuaikan akun dengan gaya trading kamu
Awasi spread, slippage, dan kecepatan eksekusi
Simpan bukti transaksi buat jaga-jaga
Kalau kamu emang niat dapet ekstra cuan dari trading, platform seperti forex cashback getforexrebate bisa bantu narik potensi yang selama ini kebuang sia-sia.
Singkatnya? Pilih yang jelas, jalan yang aman, dan jangan kasih kendor.
Pialang Berjangka – Bappebti (Daftar Resmi & Pencabutan Izin) - https://bappebti.go.id/
Cek Legalitas Pelaku Usaha PBK – Bappebti - https://ceklegalitas.bappebti.go.id/
FCA Handbook – CASS 7 (Client Money Rules) - https://handbook.fca.org.uk/handbook/cass7
FCA Handbook – CASS 7.13 (Segregation of Client Money) - https://handbook.fca.org.uk/handbook/CASS/7/13.html
KPMG – Compliance with CASS (Ring-fencing Client Money) - https://kpmg.com/uk/en/insights/advisory/compliance-with-cass.html
ASIC Regulatory Guide 227 – OTC CFDs & Margin Forex - https://www.asic.gov.au/regulatory-resources/find-a-document/regulatory-guides/rg-227-over-the-counter-contracts-for-difference-improving-disclosure-for-retail-investors/
ASIC CFD Changes for Retail (Leverage Limits & Protections) - https://www.ig.com/au/asic
Investopedia – Slippage (Definition & Causes) - https://www.investopedia.com/terms/s/slippage.asp
Vantage Academy – What Is Slippage in Trading? - https://www.vantagemarkets.com/academy/what-is-slippage-in-trading/
B2Prime – What Is Slippage in Trading? (Formula & Cost) - https://b2prime.com/news/what-is-slippage-in-trading
Soft-FX – What is an ECN/STP Broker? (Model Overview) - https://www.soft-fx.com/blog/what-is-ecn-broker/
Volity – ECN vs. STP vs. Market Maker (Execution Models) - https://volity.io/forex/ecn-vs-stp-vs-market-maker/
Skyriss – ECN vs STP vs Market Maker Brokers (2025 Guide) - https://www.skyriss.com/guides/ecn-vs-stp-vs-market-maker-brokers-which-model-is-best-in-2025
Stocktitan – Bid-Ask Spread & Slippage Explained - https://www.stocktitan.net/articles/bid-ask-spread-slippage-explained
Zero spread: cocok untuk scalper
Micro lot: aman untuk modal kecil
Eksekusi cepat bantu hindari slippage
Rebate model spread reduction hemat biaya
Leverage tinggi? Bisa, asal paham risikonya
Trading seperti biasa
Broker hitung volume transaksi
Rebate dihitung dari pip, persentase, atau level volume
Dibayar harian atau bulanan
Masuk ke e-wallet atau rekening
Semakin banyak trading, makin besar cashback. Cocok buat scalper atau trader aktif yang buka-tutup posisi tiap hari.
Cek riwayat transaksi, bandingkan dengan ketentuan rebate. Pastikan data lengkap, dan broker kasih akses laporan jelas.
Akun sudah KYC
Volume trading cukup
Histori transaksi tersedia
Pahami syarat cashback
Hubungi CS kalau rebate belum masuk
Major pairs: volume besar
Emas (XAU/USD): volatilitas tinggi
CFD indeks: stabil
Minyak: fluktuasi besar
Exotic pairs: hati-hati, spread lebar
IB biasanya terima komisi khusus. Berbeda dengan trader biasa, tapi tetap dihitung dari volume transaksi klien.
Bisa bantu menutup biaya spread dan komisi. Jadi walau profit kecil, tetap bisa untung bersih.
Volume kurang
Lewat batas waktu
Akun belum verifikasi
Belum aktifkan sistem rebate
Salah pilih metode payout
Belum tentu. Cari yang punya izin resmi, pisahkan dana klien, dan tunduk pada aturan perlindungan investor.